<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>annarabitha</title>
	<atom:link href="http://annarabitha.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://annarabitha.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 May 2011 13:50:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='annarabitha.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/bb5eff6faa9a1b785228ba08ef6b7a3b?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>annarabitha</title>
		<link>http://annarabitha.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://annarabitha.wordpress.com/osd.xml" title="annarabitha" />
	<atom:link rel='hub' href='http://annarabitha.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Biografi Istri Rasulullah</title>
		<link>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/24/biografi-istri-rasulullah/</link>
		<comments>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/24/biografi-istri-rasulullah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 13:50:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>annarabitha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annarabitha.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Khodijah binti Khuwailid Istri Yang Tercinta Wahai Muslimah… Mengapa kita harus mencari panutan yang lain, Kalau di hadapan kita ada sosok yang paling baik, dan Mulia Ibu bagi orang Mukminin… Istri yang setia lagi Taat… Sebagai penentram hati sang suami… dan sebaik-baik teladan bagi kaum wanita… Simaklah sabda Rasulullah : “Sebaik-baik wanita ialah Maryam binti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=38&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><span style="color:#0000ff;"><strong>Khodijah binti Khuwailid</strong></span></p>
<p align="center">Istri Yang Tercinta<br />
Wahai Muslimah…<br />
Mengapa kita harus mencari panutan yang lain,<br />
Kalau di hadapan kita ada sosok yang paling baik,<br />
dan Mulia Ibu bagi orang Mukminin…<br />
Istri yang setia lagi Taat…<br />
Sebagai penentram hati sang suami…<br />
dan sebaik-baik teladan bagi kaum wanita…</p>
<p align="center">Simaklah sabda Rasulullah :<br />
“Sebaik-baik wanita ialah Maryam binti Imran. Sebaik-baik wanita ialah Khadijah binti Khuwailid. (HR Muslim dari Ali bin Abu Thalib radiyallahu ‘anhu).</p>
<p align="center">“Dan sebaik -baik wanita dalam masanya adalah Khadijah”</p>
<p align="center">Dialah Khadijah binti Khuwailid istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang pertama. Ia lahir pada tahun 68 sebelum Hijrah. Hidup dan tumbuh serta berkembang dalam suasana keluarga yang terhormat dan terpandang, berakhlak mulia, terpuji, berkemauan tinggi, serta mempunyai akal yang suci, sehingga pada zaman jahiliyah diberi gelar “Ath-Thahirah”.</p>
<p align="center">Khadijah adalah wanita kaya yang hidup dari usaha perniagaan. Dan untuk menjalankan perniagaannya itu ia memiliki beberapa tenaga laki-laki, diantaranya adalah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam (sebelum beliau menjadi suaminya).</p>
<p align="center">Sebenarnya Khadijah adalah wanita janda yang telah menikah dua kali. Pertama ia menikah dengan Zurarah At-Tamimi dan yang kedua menikah dengan Atid bin Abid Al-Makhzumi. Dan masing-masing wafat dengan meninggalkan seorang putera.</p>
<p align="center">Pada masa jandanya, banyak tokoh Quraisy yang ingin mempersuntingnya. Namun ia selalu menolaknya. Dibalik semua itu, Allah memang telah mempersiapkan Khadijah binti khuwailid untuk menjadi pendamping Rasul-Nya yang terakhir, yakni Muhammad bin Abdullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Untuk pembela dan penolong risalah yang beliau sampaikan.</p>
<p align="center">Pada usianya yang ke empat puluh, beliau menikah dengan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, pada waktu itu Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam belum diangkat menjadi rasul dan baru berusia 25 tahun.</p>
<p align="center">Perbedaan usia tidaklah menimbulkan permasalahan bagi rumah tangga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada waktu membentuk rumah tangga dengannya tidak mempunyai isteri yang lainnya.</p>
<p align="center">Pernikahannya dengan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dikaruniai beberapa putera oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala yaitu Qosim, Abdullah, Zainab, Ruqayah, Ummu Kultsum dan Fathimah. Namun putera beliau yang laki-laki meninggal dunia sebelum dewasa.</p>
<p align="center">Suatu hari Khadijah mendapatkan suaminya pulang dalam keadaan gemetaran. Terpancar dari raut wajahnya kekhawatiran dan ketakutan yang sangat besar.</p>
<p align="center">“Selimuti aku!…., Selimuti aku!…, “ seru Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada isterinya. Demi melihat kondisi yang seperti itu, tidaklah membuat Khodijah menjadi panik. Kemudian diselimuti dan dicoba untuk menenangkan perasaan suaminya. Rasul pun segera menceritakan pada istrinya, kini tanpa disadarinya, tahulah ia bahwa suaminya adalah utusan Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan tenang dan lemah lembut, Khadijah berkata : ”Wahai putera pamanku, Demi Allah, dia tidak akan menghinakanmu selama-lamanya. Karena sesungguhnya engkau termasuk orang yang selalu menyambung tali persaudaraan, berkata benar, setia memikul beban, menghormati dan suka menolong orang lain”. Tutur kata manis dari sang istri menjadikan beliau lebih percaya diri dan tenang. Khadijah, …sungguh mulia akhlaqmu.</p>
<p align="center">Diawal permulaan Islam, peranan Khadijah tidaklah sedikit. Dengan setia ia menemani suaminya dalam menyampaikan Risalah yang diemban oleh beliau dari Rabb Subhanahu wa Ta’ala. Wanita pertama yang beriman kepada Allah ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajaknya menuju jalan Rabb-Nya. Dia yang membantu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mengibarkan bendera Islam. bersama Rasulullah sebagai angkatan pertama. Dengan penuh semangat, Khadijah turut berjihad dan berjuang, mengorbankan harta, jiwa, dan berani menentang kejahilan kaumnya.</p>
<p align="center">Khadijah seorang yang senantiasa menentramkan dan menghibur Rasul disaat kaumnya mendustakan risalah yang dibawa. Seorang pendorong utama bagi Rasul untuk selalu giat berda’wah, bersemangat dan tidak pantang menyerah. Ia juga selalu berusaha meringankan beban berat di pundak Rasul. Perhatikan pujian Rasul terhadap Khadijah :<br />
“Dia (Khadijah) beriman kepadaku disaat orang-orang mengingkari. Ia membenarkanku disaat orang mendustakan. Dan ia membantuku dengan hartanya ketika orang-orang tiada mau”. (HR. Ahmad, Al-Isti’ab karya Ibnu Abdil Ba’ar)</p>
<p align="center">Kebijakan, kesetiaan dan berbagai kebaikan Khadijah tidak pernah lepas dari ingatan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan sampai Khadijah meninggal. Ia benar-benar seorang istri yang mendapat tempat tersendiri di dalam hati Rasulullah shallallalhu ‘alaihi wa sallam. Betapa kasih beliau kepada Khadijah, dapat kita simak dari ucapan ‘Aisyah . “Belum pernah aku cemburu terhadap istri-istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagaimana cemburuku pada Khadijah, padahal aku tidak pernah melihatnya. Tetapi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu menyebut-nyebut namanya, bahkan adakalanya menyembelih kambing dan dibagikannya kepada kawan-kawan Khadijah. Bahkan pernah saya tegur, seakan-akan di dunia tidak ada wanita selain Khadijah, lalu Nabi menyebut beberapa kebaikan Khadijah, dia dahulu begini dan begitu, selain itu, aku mendapat anak daripadanya.”</p>
<p align="center">Khadijah binti Khuwailid, wafat tiga tahun sebelum hijrah dalam usia 65 tahun. Kepergiaannya membuat kesedihan yang sangat mendalam di hati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun umat Islam. Ia pergi menghadap Rabb-Nya dengan meninggalkan banyak kebaikan yang tak terlupakan.</p>
<p align="center">Itulah Khadijah binti Khuwailid, yang Allah pernah menyampaikan peghormatan (salam) kepadanya dan Allah janjikan untuknya sebuah rumah di Syurga. Sebagaimana telah disebut dalam hadist dari Abu Hurairah: “Jibril datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata: “Wahai Rasulullah, ini Khadijah datang kepada engkau dengan membawa bejana berisi lauk pauk atau makanan atau minuman. Apabila ia datang kepadamu, sampaikanlah salam kepadanya dari Tuhannya Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dan juga dariku dan kabarkanlah berita gembira kepadanya mengenai sebuah rumah di surga yang terbuat dari mutiara di dalamnya tidak ada keributan dan kesusahan.” (HR Muslim dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu).</p>
<p align="center">Wahai orang yang terperdaya, .. istana tersebut lebih baik dari pada gemerlapnya dunia yang telah memperdayakanmu. Dan ini adalah sebaik-baik kabar gembira dibanding dunia dan segala isinya. Tidakkah kalian ingin mendapatkannya pula?</p>
<p align="center">Mudah-mudahan Allah memberikan balasan kepada Khadijah atas segala jasa dan kebaikanya dalam membela agama dan Rasul-Nya dengan balasan yang sebaik-baiknya, penuh kenikmatan dan kecemerlangan di dalam “istananya”.</p>
<p>disunting dari <a href="http://muslimcreative.wordpress.com/2008/05/20/istri-istri-rasulullah-khodijah-binti-khuwailid/">Khodijah binti Khuwailid</a></p>
<p align="center"><strong>Aisyah binti Abu Bakar</strong><strong></strong></p>
<p align="center">Hari-hari indah bersama kekasih Allah dilalui dengan singkatnya ketabahan menghiasi kesendiriannya guru besar bagi kaumnya pendidikan kekasih Allah telah menempanya.</p>
<p align="center">Dia adalah putri Abu Bakar Ash-Shiddiq , yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih suka memanggilnya “Humaira”. ‘Aisyah binti Abu Bakar Abdullah bin Abi Khafafah berasal dari keturunan mulia suku Quraisy.</p>
<p align="center">Ketika umur 6 tahun, gadis cerdas ini dipersunting oleh manusia termulia Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdasarkan perintah Allah melalui wahyu dalam mimpi beliau.</p>
<p align="center">Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisahkan mimpi beliau kepada ‘Aisyah :”Aku melihatmu dalam mimpiku selama tiga malam, ketika itu datang bersamamu malaikat yang berkata : ini adalah istrimu. Lalu aku singkap tirai yang menyembunyikan wajahmu , lalu aku berkata sesungguhnya hal itu telah ditetapkan di sisi Allah.” (Muttafaqun ‘alaihi dari ‘Aisyah radilayallahu ‘anha)</p>
<p align="center">‘Aisyah radhiyallahu ‘anha memulai hari-harinya bersama Rasulullah sejak berumur 9 tahun. Mereka mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga yang diliputi suasana Nubuwwah. Rumah kecil yang disamping masjid itu memancarkan kedamaian dan kebahagiaan walaupun tanpa permadani indah dan gemerlap lampu yang hanyalah tikar kulit bersih sabut dan lentera kecil berminyak samin (minyak hewan).</p>
<p align="center">Di rumah kecil itu terpancar pada diri Ummul Mukminin teladan yang baik bagi istri dan ibu karena ketataatannya pada Allah, rasul dan suaminya. Kepandaian dan kecerdasannya dalam mendampingi suaminya, menjadikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat mencintainya. Aisyah menghibur Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat mencintainya. Aisyah menghibur Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika sedih, menjaga kehormatan diri dan harta suami tatkala Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berda’wah di jalan Allah.</p>
<p align="center">Aisyah radhiyallahu ‘anha juga melalui hari-harinya dengan siraman ilmu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga ribuan hadist beliau hafal.</p>
<p align="center">Aisyah radhiyallahu ‘anha juga ahli dalam ilmu faraid (warisan dan ilmu obat-obatan). Urmah bin Jubair putra Asma binti Abu Bakar bertanya kepada Aisya radhiyallahu ‘anha :” Wahai bibi, dari mana bibi mempelajari ilmu kesehatan?.” Aisyah menjawab :”Ketika aku sakit, orang lain mengobatiku, dan ketika orang lain sakit aku pun mengobatinya dengan sesuatu. Selain itu, aku mendengar dari orang lain, lalu aku menghafalnya.”</p>
<p align="center">Selain keahliannya itu, Aisyah juga seorang wanita yang menjaga kesuciannya. Seperti kisah beliau sepulang dari perang Hunain, yang dikenal dengan haditsul ifqi. Ketika mendekati kota Madinah, beliau kehilangan perhiasan yang dipinjam dari Asma. Lalu dia turun untuk mencari perhiasan itu. Rombongan Rasulullah dan para sahabatnya berangkat tanpa menyadari bahwa Aisyah tertinggal. Aisyah menanti jemputan, dan tiba-tiba datanglah Sufyan bin Muathal seorang tentara penyapu ranjau. Melihat demikian, Sufyan menyabut Asma Allah lalu Sufyan turun dan mendudukkan kendaraanya tanpa sepatah katapun keluar dari mulutnya kemudian Aisyah naik kendaraan tersebut dan Sufyan menuntun kendaraan tersebut dengan berjalan kaki. Dari kejadian ini, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya menyebarkan kabar bohong untuk memfitnah ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha. Fitnah ini menimbulkan goncangan dalam rumah tangga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tapi Allah yang Maha Tahu berkehendak menyingkap berita bohong tersebut serta mensucikan beliau dalam Al-Qur’anul Karim dalam surat An-Nur ayat 11-23.</p>
<p align="center">Diantara kelebihan beliau yang lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memilih untuk dirawat di rumah Aisyah dalam sakit menjelang wafatnya. Hingga akhirnya Rasulullah wafat di pangkuan Aisyah dan dimakamkan dirumahnya tanpa meninggalkan harta sedikitpun. Ketika itu Aisyah radhiyallahu ‘anha berusia 18 tahun. Sepeninggal Rasulullah, Aisyah mengisi hari-harinya dengan mengajarkan Al-Qur’an dan Hadits dibalik hijab bagi kaum laki-laki pada masanya.</p>
<p align="center">Dengan kesederhanaannya, beliau juga menghabiskan hari-harinya dengan ibadah kepada Allah, seperti puasa Daud. Kesederhanaan juga nampak ketika kaum muslimin mendapatkan kekayaan dunia, beliau mendapatkan 100.000 dirham. Saat itu beliau berpuasa, tetapi uang itu semua disedekahkan tanpa sisa sedikitpun. Pembantu wanitanya mengingatkan beliau :”Tentunya dengan uang itu anda bisa membeli daging 1 dirham buat berbuka?” Aisyah menjawab : ”Andai kamu mengatakannya tadi, tentu kuperbuat.”</p>
<p align="center">Begitulah beliau yang tidak gelisah dengan kefakiran dan tidak menyalahgunakan kekayaan kezuhudannya terhadap dunia menambah kemuliaan.</p>
<p>Disunting dari : <a href="http://muslimcreative.wordpress.com/2008/05/20/istri-istri-rasulullah-aisyah-binti-abu-bakar/">Aisyah binti Abu Bakar</a></p>
<p align="center"><strong>Saudah binti Zam’ah</strong><strong></strong></p>
<p align="center">Namanya menggoreskan tinta emas dalam lembaran sejarah kaum muslimin. Dia wanita yang tabah. Keinginan menjadi pendamping Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai wafatnya adalah bukti kesetiannya terhadap beliau. Dia adalah Saudah binti Zam’ah. Aku ingin sekali menjadi dirinya.</p>
<p align="center">Saudah menikah pertama kali dengan Sakran bin Amr, saudara laki-laki Suhaili bin Amr Al-Amiri. Ia bersama suaminya adalah termasuk kelompok kaum muslimin yang berjumlah 8 orang dari Bani Amir yang hijrah ke Habasyah dengan meninggalkan harta-harta mereka. Mereka arungi laut penderitaan diatas keridhaan, rela atas kematian yang akan menghadangnya, demi kemenangan agama yang mulia ini. Dan sungguh bertambah keras siksa dan kesempitan yang dialaminya karena penolakan mereka terhadap kesasatan dan kesyirikan.</p>
<p align="center">Tak lama kemudian setelah berakhirnya pengujian pengungsian di negeri Habasyah, ujian yang lainpun datang. Saudah harus kehilangan suaminya menghadap Sang Khaliq selama-lamanya. Maka jadilah ia seorang janda seiring dengan usianya yang mulai menapaki masa senja.</p>
<p align="center">Hari-hari duka dilalui dengan ketabahan. Dan inilah yang membuat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam merasa terkesan kepadanya serta bersedia membantu Saudah tak ubahnya seperti masa kedukaan yang dialami Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sejak meninggalnya Khadijah Ummul Mukminin Ath-Thahirah. Wanita pertama yang beriman dikala manusia berada dalam kekafiran, yang mendermakan hartanya ketika manusia menahannya, dan melalui dialah Allah anugerahkan seorang putera.</p>
<p align="center">Namun setelah masa-masa itu datanglah Khaulah binti Hakim kepada Rasulullah seraya bertanya:”Tidakkah engkau ingin menikah lagi, Ya Rasulullah?.” Dengan suara sedih dan duka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab :”Siapakah yang akan menjadi istriku setelah Khadijah, ya Khaulah?” Khaulah berkata lagi :”Terserah padamu , ya Rasulullah.., engkau menginginkan yang gadis atau yang janda”. “Siapakah yang masih perawan?”, tanya Rasulullah kepada Khaulah. Khaulah pun menjawab :”Anak perempuan dari orang yang paling engkau cintai, ‘Aisyah binti Abu Bakar”. “Dan siapakah kalau janda?” tanya beliau. Khaulah menjawab: “Ia adalah Saudah binti Zam’ah, yang ia beriman kepadamu dan mengikutimu atas apa-apa yang kamu ada padanya”.</p>
<p align="center">Akhirnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menikah dengan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dan tidak lama kemudian beliau menikahi Saudah menjadi pendamping kedua bagi beliau. Kehadirannya sebagai istri dalam rumah tangga Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mampu membahagiakan hati beliau. Dan Saudah hidup bersendirian dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sekitar tiga tahun lebih. Beliau membantu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan putri-putri beliau.</p>
<p align="center">Setelah selama tiga tahun baru kemudian datang lah ‘Aisyah ke rumah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan disusul istri-istri beliau yang lain seperti Hafshah, Zainab Ummu Salamah, dan lainnya.</p>
<p align="center">Saudah memahami bahwa pernikahannya dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam didasari karena rasa iba beliau kepadanya setelah kematian suaminya. Semua itu menjadi jelas ketika Nabi ingin menceraikannya secara baik-baik, sehingga ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan tentang keinginannya untuk talak (thalaq) Saudah, maka Saudah merasa se-akan-akan berada dalam mimpi yang buruk yang menyesakkan dadanya. Ia tetap ingin menjadi istri Sayyidul Mursalin sampai Allah membangkitkannya dirinya di hari kiamat kelak. Dengan suara yang lembut ia berbisik kepada suaminya: “Tahanlah aku, wahai Rasulullah dan demi Allah, aku berharap Allah membangkitkan aku di hari Kiamat dalam keadaan aku sebagai istrimu”. Kemudian ia memberikan hari-hari gilirannya untuk ‘Aisyah istri yang sangat disayangi beliau.</p>
<p align="center">Akhirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperkenankan permintaan wanita yang mempunyai perasaan baik ini. Sehingga Allah turunkan ayat tentang hal ini, yaitu dalam surat An-Nisa ayat 128 :</p>
<p align="center">ÝóáÇó ÌõäóÇÍó ÚóáóíúåöãóÇ Ãóäú íõÕúáöÍóÇ ÈóíúäóåõãóÇ ÕõáúÍðÇ æóÇáÕøõáúÍõ ÎóíúÑñ<br />
“….maka tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian yang sebenar-benarnya dan perdamaian yang sebenar-benarnya, dan perdamaian itu lebih baik.”</p>
<p align="center">Rasulullah bersabda : “Tidak ada seorang wanita pun yang paling aku senangi menjadi orang sepertinya selain Saudah binti Zam`ah… (Hadis riwayat Muslim dari Aisyah radiyallahu ‘anha).</p>
<p align="center">“Kata Saudah: Wahai Rasulullah, aku berikan hariku kepada Aisyah radliyallahu ‘anha. Jadi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membagi waktu kepada Aisyah radliyallahu ‘anha dua hari, sehari miliknya sendiri dan sehari lagi pemberian Saudah.”(HR Muslim dari Aisyah radliyallahu ‘anha)</p>
<p align="center">Demikianlah Ummul Mukminin Saudah tinggal di rumah Nabi, dan beliau hari-harinya dengan keridhaan, ketenangan dan rasa syukur kepada Allah sampai kepergiannya menghadap Rabbnya dimasa pemerintahan Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu</p>
<p align="center">Dikutip dari: <a href="http://maaini.wordpress.com/2008/05/23/suri-teladan-muslimah-biografi-istri-istri-nabi/">http://maaini.wordpress.com/2008/05/23/suri-teladan-muslimah-biografi-istri-istri-nabi/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/annarabitha.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/annarabitha.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/annarabitha.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/annarabitha.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/annarabitha.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/annarabitha.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/annarabitha.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/annarabitha.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/annarabitha.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/annarabitha.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/annarabitha.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/annarabitha.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/annarabitha.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/annarabitha.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=38&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/24/biografi-istri-rasulullah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4fb39df1d963548b403b54ef9e6ea015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">annarabitha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ya Robby.. Hamba Cemburu</title>
		<link>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/21/ya-robby-hamba-cemburu/</link>
		<comments>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/21/ya-robby-hamba-cemburu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 May 2011 08:12:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>annarabitha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annarabitha.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Ya Robby hamba cemburu.. Hamba Cemburu.. Hamba cemburu.. Ya robby.. mungkin kecemburuan ini  salah.. Namun hamba tak kuasa menahan rasa.. Ya robby.. siapakah dia hingga aku cemburu padanya.. Ya robby.. kenapa ada rasa seperti ini.. Ya Robby,. hamba benar-benar cemburu.. .. Engkaulah yang paham bagaimana rasa ini melekat di hati hamba.. Rasa yang tak pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=31&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Robby hamba cemburu..</p>
<p>Hamba Cemburu..</p>
<p>Hamba cemburu..</p>
<p>Ya robby.. mungkin kecemburuan ini  salah..</p>
<p>Namun hamba tak kuasa menahan rasa..</p>
<p>Ya robby.. siapakah dia hingga aku cemburu padanya..</p>
<p>Ya robby.. kenapa ada rasa seperti ini..</p>
<p>Ya Robby,. hamba benar-benar cemburu..</p>
<p>..</p>
<p>Engkaulah yang paham bagaimana rasa ini melekat di hati hamba..</p>
<p>Rasa yang tak pernah ku duga akan kurasakan betapa pahitnya..</p>
<p>Hamba cemburu ya Robby..</p>
<p>Cemburu disaat begitu banyak hambaMU yang begitu besar cintanya padaMU..</p>
<p>Sedangkan hamba.. Hamba Cinta padaMU namun hamba akui.. Cinta ini masih teramat lemah..</p>
<p>Hamba Cemburu Ya Robby&#8230;</p>
<p>Cemburu disaat begitu Banyak hambamu Yang taat padaMU,.</p>
<p>Sedangkan hamba.. Hamba ingin sekali memiliki ketaatan sebesar ketaatan orang-orang yang kecintaannya begitu besar padaMU, tapi hamba masih merasa sangat jauh dari itu..</p>
<p>Hamba cemburu Ya Robby..</p>
<p>Cemburu disaat begitu banyak HambaMu yang Rela Syahid demi memperjuangkan AgamaMu..</p>
<p>Sedangkan hamba.. Hamba ingin berada bersama mereka, namun nafsu dunia lebih membelenggu sekujur jiwa dan ragaku..</p>
<p>Hamba cemburu Ya Robby..</p>
<p>Hamba inginkan cinta itu.. tapi tak kuasa menggapainya..</p>
<p>Bimbing hamba Ya Robby..</p>
<p>Naungilah hambaMu ini dalah cinta hakikiMu dalam keikhlasan dan kesabaran..</p>
<p>Jadikan hati ini selalu terpaut pada Mu ..</p>
<p>dalam keindahan asmaMu..</p>
<p>Biarkan hamba tenggelam..</p>
<p>Tenggelam dalam samudra cintaMu..</p>
<p>Amin Ya Robbal &#8216;Alamiin&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/annarabitha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/annarabitha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/annarabitha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/annarabitha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/annarabitha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/annarabitha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/annarabitha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/annarabitha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/annarabitha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/annarabitha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/annarabitha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/annarabitha.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/annarabitha.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/annarabitha.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=31&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/21/ya-robby-hamba-cemburu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4fb39df1d963548b403b54ef9e6ea015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">annarabitha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sudah Jatuh Tertimpa Tangga</title>
		<link>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/17/sudah-jatuh-tertimpa-tangga/</link>
		<comments>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/17/sudah-jatuh-tertimpa-tangga/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 May 2011 08:13:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>annarabitha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annarabitha.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Pernah disuatu subuh saat usiaku kira2 8 tahun_an. Saat itu tepatnya waktu subuh di bulan puasa. selesai makan sahur biasanya dan sudah biasa aku dan teman-temanku lainnya yang sebaya denganku sholat berjamaah di mushollah. biasa, rumahku bisa dibilang perkampungan yang penduduknya masih jarang jadi jarak mesjid lumayan jauh dari rumah. hari ini luar biasa. ya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=17&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pernah disuatu subuh saat usiaku kira2 8 tahun_an. Saat itu tepatnya waktu subuh di bulan puasa. selesai makan sahur biasanya dan sudah biasa aku dan teman-temanku lainnya yang sebaya denganku sholat berjamaah di mushollah. biasa, rumahku bisa dibilang perkampungan yang penduduknya masih jarang jadi jarak mesjid lumayan jauh dari rumah.<br />
hari ini luar biasa. ya luar biasanya karena adikku yang biasanya gak rewel minta ikut aku ke mushollah, eh hari ini dia nangis-nangis minta ikut. persis tangisanku saat tahu jika ibu akan meninnggalkanku pergi. dia nangis sejadi-jadinya, padahal azan sudah berkumandang. Ya Allah, mana mungkin ku ajak dia yang baru berumur 3 tahun. bisa-bisa bukannya sholat aku malah jadi momong adik disana. ibu sudah barusaha mencegah, tapi tetap saja nangisnya gak berhenti.<br />
Azannya sudah hampir selesai. mushollah yang jaraknya 150 m dari rumahku kami(aku, adikku dan dua temanku) tempuh dengan setengah berlari sambil aku menggendong adikku. Ya Allah kesalnya aku pada adikku saat itu. hatiku kacau, sambil mengomel(baca: ish.. tah hapa pun ikut segala, gak tau orang buru-buru pun)</p>
<p>Mushollah sudah dengat tapi kesalku belum juga reda. hingga tiba-tiba karena paniknya takut tertinggal jama&#8217;ah aku menginjak ujung mukenah yang ku pakai.. Innalillahi, aku dan adikku jatuh tersungkur, terguling-guling. Adikku nangis lagi.. Aku masih bisa bangun dan menggendongnya kemudian melanjutkan lari kecilku. sambil membujuk adik supaya jangan nangis aku tambah panik..<br />
baru berlari kira-kira 50m, ah.. ternyata aku jatuh dilubang yang sama. lagi-lagi aku menginjak ujung mukenahku yang kepanjangan. kali ini lebih parah. . aku harus membawa pulang adikku karna saat jatuh yang kedua ini kami tidak hanya terguling-guling tapi mukenahnya kena najis kotoran kebo.. hiks.. aku juga ikutan nangis kayak adikku.. sedihnya bukan main karna sudah jatuh tertinpa tangga eh malah gak bisa ikut jama&#8217;ah juga..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/annarabitha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/annarabitha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/annarabitha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/annarabitha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/annarabitha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/annarabitha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/annarabitha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/annarabitha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/annarabitha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/annarabitha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/annarabitha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/annarabitha.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/annarabitha.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/annarabitha.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=17&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/17/sudah-jatuh-tertimpa-tangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4fb39df1d963548b403b54ef9e6ea015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">annarabitha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta Untuk Kekasihku</title>
		<link>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/17/surat-cinta-untuk-kekasihku/</link>
		<comments>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/17/surat-cinta-untuk-kekasihku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 May 2011 06:44:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>annarabitha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annarabitha.wordpress.com/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu &#8216;alaikum Wr.Wb.. Apa kabarmu wahai kekasihku.. Semoga engkau selalu dalam limpahan rahmat dan kasih sayang Nya Dimana pun dan kapan pun.   Surat ini ku tuliskan untuk mengobati rinduku padamu.. wahai kekasihku yang selalu ku nanti.. Semoga engkau disana selalu istiqomah dalam penantian ini.. Semoga kelak kita dipertemukan dalam keadaan yang paling baik.. Semoga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=14&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/17/surat-cinta-untuk-kekasihku/#gallery-1-slideshow">Click to view slideshow.</a>
<blockquote><address>Assalamu &#8216;alaikum Wr.Wb..</address>
<address>Apa kabarmu wahai kekasihku..<br />
Semoga engkau selalu dalam limpahan rahmat dan kasih sayang Nya Dimana pun dan kapan pun.</address>
<address> </address>
<address>Surat ini ku tuliskan untuk mengobati rinduku padamu..<br />
wahai kekasihku yang selalu ku nanti..</address>
<address>Semoga engkau disana selalu istiqomah dalam penantian ini..<br />
Semoga kelak kita dipertemukan dalam keadaan yang paling baik..<br />
Semoga cinta kita bisa kita persembahkan untuk Sang Pemilik Cinta..<br />
Allah SWT..<br />
Semoga apapun yang terjadi selalu Allah yang ada di hati..<br />
Salam rinduku untukmu wahai kekasihku yang aku belum tahu dimana keadaanmu..<br />
Ingatlah bahwa aku tak kan lelah menantimu..<br />
Ingatlah bahwa Allah punya caraNya yang indah untuk mempertemukan kita..</address>
<address>Aku Mencintaimu Karna Allah SWT..<br />
Aku yakin kau pun begitu..</address>
<address>Wassalamu &#8216;alaikum Wr. Wb..<br />
(Kekasihmu Karna Allah;-)</address>
</blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/annarabitha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/annarabitha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/annarabitha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/annarabitha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/annarabitha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/annarabitha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/annarabitha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/annarabitha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/annarabitha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/annarabitha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/annarabitha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/annarabitha.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/annarabitha.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/annarabitha.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=14&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/17/surat-cinta-untuk-kekasihku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4fb39df1d963548b403b54ef9e6ea015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">annarabitha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/08/hello-world/</link>
		<comments>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/08/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 May 2011 15:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>annarabitha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annarabitha.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post. Here are some suggestions for your first post. You can find new ideas for what to blog about by [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=1&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit <a title="Direct link to the Add New in the Admin Dashboard" href="/wp-admin/post-new.php">Add New</a> on the left (of the <a title="Direct link to this blog's admin dashboard" href="/wp-admin">admin dashboard</a>) to start a fresh post.</p>
<p><a title="Learn WordPress.com—From zero to hero." href="http://learn.wordpress.com/">Here</a> are some suggestions for your first post.</p>
<ol>
<li>You can find new ideas for what to blog about by reading <a title="The Daily Post at WordPress.com—post something every day" href="http://dailypost.wordpress.com/">the Daily Post</a>.</li>
<li>Add <a title="Click the &quot;Press This&quot; link on this page to activate the Press this bookmark feature." href="/wp-admin/tools.php">PressThis</a> to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.</li>
<li><a title="Edit the first post on this blog." href="/wp-admin/post.php?post=1&amp;action=edit">Make some changes to this page</a>, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/annarabitha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/annarabitha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/annarabitha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/annarabitha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/annarabitha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/annarabitha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/annarabitha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/annarabitha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/annarabitha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/annarabitha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/annarabitha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/annarabitha.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/annarabitha.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/annarabitha.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=annarabitha.wordpress.com&amp;blog=22913614&amp;post=1&amp;subd=annarabitha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annarabitha.wordpress.com/2011/05/08/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4fb39df1d963548b403b54ef9e6ea015?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">annarabitha</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
